Mengenal ilmu Qira'at


1. Judul  : Mengenal ilmu Qira'at. 

2. Penulis : Ahmad Royani Mudi,S. Ud al                              Hafizh. 

3. Tahun terbit : 1 September 2018.

4. Penerbit : Pustaka Andalus. 

5. Jumlah halaman : 188. 

6. Ide/Gagasan Penulis : 

       Penulis bertujuan memperkenalkan ilmu Qira'at kepada pembaca secara jelas dan sistematis. Buku ini menjelaskan Pengertian Qira'at, Sejarah perkembangan qira'at, Macam" Qira'at, Syarat syah suatu Qira'at, Nama" Imam Qira'at, Serta pentingnya mempelajari ilmu Qira'at agar dapat membaca dan memahami al qur'an sesuai dengan riwayat yang benar . Melalui buku ini , penulis juga ingin meluruskan angapan bahwa perbedaan bacaan al-qur'an merupakan kesalahan padahal perbedaan tesebut berasal dari riwayat yang sahih dan menjadi bagian dari keyakinan khazanah keilmuan islam. 

7. Relevansi foin dari no 7 dengan kenyataan sekarang :

        Ide penulis dalam buku Mengenal Ilmu Qira'at sangat relevan dengan kondisi saat ini. Di era digital, banyak orang belajar membaca Al-Qur'an melalui media sosial dan internet, tetapi tidak semua informasi yang beredar benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Akibatnya, masih ada masyarakat yang menganggap perbedaan bacaan Al-Qur'an sebagai kesalahan atau penyimpangan. Padahal, perbedaan tersebut merupakan bagian dari ilmu qira'at yang memiliki dasar riwayat yang sahih.

        Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa ilmu qira'at penting untuk menjaga keaslian bacaan Al-Qur'an, menambah wawasan tentang keragaman cara membaca yang dibenarkan, serta meningkatkan sikap toleran terhadap perbedaan bacaan yang sesuai dengan kaidah. Dengan demikian, gagasan penulis sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam meningkatkan literasi keislaman, menangkal informasi yang keliru, dan menjaga persatuan umat di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat.

8. Resume (1500-2000 kata) :

A. Pengertian Qira'at

     Secara etimologi Qira'at merupakan intifitif (al-masdar) dari kata kerja (al-Fi'il) qara'a yang berarti bacaan. 

     Menurut Rosihon anwar mengutip pendapat az-zarqani dalam bukunya pengantar ulumul quran bahwa Qira'at itu merupakan suatu Mazhab dalam mengucapkan Al-Qur'an yang diikuti seorang ahli Qira'at Yang berbeda dengan ahli Qira'at lainnya. 

       Qira'at itu suatu ilmu mengetahui cara pengucapan lafazh-lafazh al qur'an, baik yang di sekapatu maupun yang di perselisihkan oleh para ahli qira'at seperti hadzf ( membuang huruf), isbat (Menetapkan huruf), tarik (memberi harakat), taskin ( member tanda sukun), fadli ( memisahkan huruf), washl ( menyambung huruf, indak menggantikan  huruf atau lafazh tertentu. 

B. Pengertian Sab'atun Ahruf 

     Sab'atun adalah bilangan antara enam dan delapan, terkadang ia di pakai untuk menunjukkan bilangan banyak. 

     Sab'atun Ahruf sebagai suatu kata majemuk, para ulama sepakat, bahwa yang fi maksud bukanlah setiap kata kata al-qur'an dapat du baca dengan tubuh wajah, dan bukn pula yang dimaksud adalah tujuh imam Qira'at, Sebagaimana angapan orang awam. 

      Dalam menginterpretasikan kata sab'atu Ahruf tersebut para ulama berbeda pendapat, dan perbedaannya lun terhitung sangat banyak. 

C. Macam-Macam Qira'at

1. Dari segi kuantitas  

    a.  Qira'at Sab'ah salah satunya 

- Abu ma'bad Abdullah Ibnu Katsir (45-120 H.) yang mengembangkan Qira'at di Mekkah. 

- Abu Al-Hasan 'Ali bin hamzah al-kisa'i (w.189) yang mengembang kan Qira'at nya di Kufah. 

     b. Qira'at 'Asyarah salah satunya 

- ya'qub (117-205 H), ia memperoleh Qira'at dari banyak orang. 

- Khalaf bin Hisyam (w.229 H.) . Ia menerima Qira'at dari sulaiman bin isa bin habib. 

     c. Qira'at arba'a 'Asyarah salah satunya 

- Hasan Al-Bashri (w.110 H). Seorang tabi'in besar yang terkenal krzahidnya. 

- muhammad bin abdirrahman, ia adalah guru abi 'Amt. 

2. Dari segi kualitas 

a. Qira'at mutawatir    e. Qira'at mudraj 

b. Qira'at Ahad              f.  Qira'at maudhu

c. Qira'at masyhur        

d. Qira'at Syadz

D. Sejarah Perkembangan Qira'at

     Pada masa pembukaan Qira'at ini, istilah Qira'at sab'ah belum di kenal, tetapi mereka telah memperkenalkan banyak sekali hal-hal dalam masalah Qira'at. Bhkan mereka menyebutkan riwayt-riwayat lebih dari imam qurra' yang tujuh itu. 

    Sampai sekarang ilmu Qira'at telah berkembang luas di dunia islam. Bahkan sekolah khusus Qira'at pun telah bermunculan di dunia Arab. 

E. Syarat sah suatu Qira'at

1. Harus mempunyai sanad yang sahih dan mutawatir 

2. Harus sesuai dengan rasm 'Utsmani

3. Harus sesuai dengan kaidah tta bahasa Arab 

F. Nama-Nama imam Qira'at

1. Nafi                        8. Abu Ja'far 

2. Ibnu Katsir           9. Ya'qub

3. Abu 'Ame              10. Khalaf Al 'asyir

4. Ibnu ' Amir           11. Ibnu muhaishim

5. 'Ashim                    12. Yahya Al yazidi

6. Hamzah                 13. Hasan al bashri 

7. 'Ali Al kisa'i            14. Al A'Masy



9. Kelebihan dan kekurangan

* kelebihan :  

1. Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti

2. Menjelaskan konsep dasar ilmu Qira'at secara lengkap mulai dari pengertian,  sejarah, hinga macam" Qira'at

3. Membantu meluruskan pemahaman masyarakat mengenal perbedaan baca al qur'an

 

* Kekurangan : 

1. Contoh penerapan atau praktik bacaan qira'at masih terbatas 

2. Kurang menyajikan pembahasan mengenai perkembangan kajian ilmu Qira'at di era modern atau dalam konteks pembelajaran di gital 

3. Pembahasan materi masih bersipat umum sehingga kurang mendalami bagi pembaca 


10. Perbandingan 


1. Judul: Pengantar Studi Ilmu Qira'at 

2. Penulis: Khoirul Muhtadin

3. Tahun Terbit: 2024 

4. Penerbit: As-Syifa Press, Subang.


       Buku Mengenal Ilmu Qira'at menyajikan materi dasar tentang ilmu qira'at dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh pembaca pemula.                             Pembahasannya meliputi pengertian qira'at, sejarah perkembangan, macam-macam qira'at, syarat qira'at yang sahih, dan pentingnya mempelajari qira'at dalam menjaga keaslian bacaan Al-Qur'an.

       Sementara itu, Pengantar Studi Ilmu Qira'at membahas ilmu qira'at secara lebih luas dan mendalam. Selain menjelaskan sejarah dan dasar-dasar qira'at, buku ini juga mengulas hubungan qira'at dengan rasm Utsmani, tajwid, tafsir, perbedaan qira'at maqbulah dan mardudah, pandangan orientalis terhadap qira'at, hingga metode penelitian dalam ilmu qira'at. Karena itu, buku ini lebih sesuai sebagai referensi bagi mahasiswa yang ingin mendalami ilmu qira'at.

Kesimpulan Perbandingan

  • Kelebihan Mengenal Ilmu Qira'at: bahasa lebih sederhana, mudah dipahami, dan cocok sebagai buku pengantar.
  • Kelebihan Pengantar Studi Ilmu Qira'at: pembahasannya lebih lengkap, lebih mendalam, dan lebih sesuai sebagai referensi akademik bagi mahasiswa yang ingin mempelajari ilmu qira'at secara lebih komprehensif.





  

     





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi pembelajaran beserta vidio observasi

Tugas uas (vidio)

tantangan implementasi pembelajaran berbasis teknologi